Pilih satu aktivitas harian yang sering dilakukan secara otomatis, seperti menyeduh minuman atau merapikan meja, lalu lakukan dengan sengaja. Perlambat gerakan dan libatkan indra untuk merasakan prosesnya.
Latihan ‘satu tugas pada satu waktu’ membantu mengurangi rasa terburu-buru. Alihkan perhatian dari multitasking dan beri ruang untuk menyelesaikan setiap langkah dengan tenang.
Gunakan jeda kecil antara tugas sebagai momen untuk menyusun ulang niat, misalnya sebelum memulai pekerjaan atau setelah menyelesaikan tugas rumah. Jeda ini berfungsi sebagai titik penghubung yang menenangkan.
Jika tergoda memeriksa ponsel, tetapkan batas sederhana seperti meletakkannya jauh saat melakukan aktivitas penuh perhatian. Ruang lepas dari notifikasi memudahkan fokus pada apa yang sedang berlangsung.
Sederhanakan rutinitas dengan urutan yang konsisten sehingga pola menjadi otomatis namun tetap penuh perhatian. Rangkaian kecil yang mudah diingat membuat praktik ini mudah diulang dalam keseharian.
Akhiri hari dengan momen refleksi singkat: mengingat satu hal yang terasa baik hari itu atau menyusun satu niat untuk esok. Cara sederhana ini menutup hari dengan rasa hadir tanpa beban berlebihan.